Gempar! BBM Tetap Stabil, KNPI Sebut Pemerintah Berhasil Hindari Krisis Energi

Bagikan

KNPI memuji pemerintah yang berhasil menjaga harga BBM tetap stabil meski krisis energi Timur Tengah memicu kekhawatiran publik.

BERITA

KNPI memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah atas keberhasilannya menjaga harga BBM tetap stabil di tengah krisis energi global. Langkah ini dinilai mampu meredam kepanikan publik dan memastikan kebutuhan energi nasional tetap aman, sekaligus menunjukkan kesiapan pemerintah menghadapi gejolak global. Simak ulasan lengkap mengenai strategi dan langkah yang diambil pemerintah berikut ini hanya di Derita Rakyat.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

KNPI Apresiasi Kebijakan Pemerintah

KNPI mengapresiasi langkah pemerintah yang memilih untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) meskipun terjadi krisis geopolitik di Timur Tengah. Kebijakan ini dianggap sebagai bentuk perlindungan negara kepada masyarakat dari tekanan ekonomi global.

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan, menyampaikan apresiasi saat silaturahmi dengan Wakil Menteri Pertahanan di Jakarta. Ia menilai keputusan itu merupakan tindakan berani karena di tengah lonjakan harga minyak dunia, Indonesia tetap memprioritaskan harga BBM stabil.

Menurut Ryano, kebijakan ini mencerminkan keberpihakan pemerintah pada rakyat kecil yang sangat bergantung pada energi murah untuk kebutuhan harian. Langkah ini dinilai mampu meredam kekhawatiran publik. Keputusan pemerintah ini menegaskan komitmen menjaga daya beli masyarakat. Meskipun tekanan global tinggi, kebijakan ini membantu mencegah lonjakan biaya hidup yang berdampak langsung pada masyarakat luas.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Krisis Global Dorong Tekanan Harga Energi Dunia

Krisis geopolitik di Timur Tengah mendorong lonjakan harga minyak global, yang berpotensi memicu kenaikan harga BBM di banyak negara. Dampaknya terasa bukan hanya pada energi, tetapi juga biaya produksi komoditas lain seperti pangan dan transportasi yang terkait dengan harga energi internasional.

Beberapa negara di Asia mengalami krisis BBM signifikan akibat terganggunya pasokan minyak mentah melalui jalur strategis seperti Selat Hormuz. Indonesia berhasil mempertahankan harga BBM bersubsidi tetap stabil, sehingga sejumlah elemen masyarakat merespons positif kebijakan pemerintah ini.

Baca Juga: Plastik Naik Tak Terkendali, Penjual di Semarang Mengeluh: “Ini Hidup Kami!”

Pandangan KNPI Tentang Kebijakan Pro Rakyat

BERITA

Ryano Panjaitan menyebut keputusan tidak menaikkan BBM sebagai kebijakan pro-rakyat, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang sangat merasakan dampak kenaikan harga energi. Langkah ini membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kebijakan ini meredam kekhawatiran publik terkait lonjakan harga energi.

Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden untuk melindungi rakyat dari tekanan ekonomi akibat gejolak global. Langkah ini juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara kebijakan publik dan kesejahteraan masyarakat, yang mendukung stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Dukungan Dari Berbagai Pihak Lain

Selain KNPI, kelompok legislatif juga memberikan apresiasi pada kebijakan harga BBM yang tetap stabil. Anggota DPR dari Fraksi PKS menilai langkah itu membantu meredam tekanan biaya hidup masyarakat. Kenaikan harga BBM biasanya membawa efek domino pada sektor lain seperti pangan dan transportasi, sehingga langkah pemerintah sangat diapresiasi.

Namun, ada seruan agar pemerintah melakukan reformasi pada skema subsidi energi agar lebih tepat sasaran di masa depan. Beberapa legislator menilai bahwa stabilisasi harga BBM harus dibarengi dengan kebijakan yang memperkuat ketahanan fiskal negara.

Dampak Kebijakan Terhadap Masyarakat

Stabilnya harga BBM berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama rumah tangga menengah ke bawah yang sensitif terhadap kenaikan biaya hidup. Sektor transportasi dan logistik diuntungkan karena biaya operasional tidak meningkat drastis akibat harga BBM stabil.

Kebijakan ini juga membantu mencegah panic buying atau pembelian panik oleh masyarakat yang khawatir akan kelangkaan energi. Berbagai elemen masyarakat berharap kebijakan serupa dapat dipertahankan sambil memperkuat strategi ketahanan energi secara menyeluruh.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari nasional.sindonews.com
  • Gambar Kedua dari nasional.sindonews.com

Similar Posts

  • |

    Kebakaran Hutan Pegunungan Bona Lumban Tapteng Berhasil Dikendalikan

    Bagikan

    Kebakaran hutan kembali melanda Pegunungan Bona Lumban, Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), membuat warga panik.

    Kebakaran Hutan Pegunungan Bona Lumban Tapteng Berhasil Dikendalikan

    Kobaran api yang sempat mengkhawatirkan kini berhasil dipadamkan berkat respons cepat tim gabungan.​ Insiden ini tidak hanya menyisakan kerusakan lingkungan, tetapi juga memicu pertanyaan tentang penyebab dan upaya pencegahan di masa mendatang.

    Berikut ini, Derita Rakyat akan menyelami lebih dalam kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor risiko yang perlu diwaspadai bersama.

    Penanganan Cepat Tim Gabungan

    Kebakaran hutan di Pegunungan Bona Lumban, Sibuluan Nauli, terjadi pada Jumat (23/1/2026). Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian dan pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melalap kawasan tersebut. Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel memastikan bahwa upaya pemadaman dilakukan secara intensif sejak awal kejadian.

    Berkat kerja keras tim, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Alan menyampaikan bahwa kondisi di lokasi sudah aman dan tidak ada lagi penyebaran api ke wilayah lain. Hal ini menunjukkan efektivitas koordinasi antar instansi dalam menangani bencana alam secara cepat dan terkoordinasi.

    Keberhasilan pemadaman ini memberikan kelegaan bagi masyarakat sekitar, namun tetap menyisakan kekhawatiran akan kemungkinan terulangnya kejadian serupa. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan terus ditingkatkan mengingat potensi ancaman kebakaran hutan yang selalu ada di musim kemarau.

    Dugaan Penyebab Dan Imbauan Kewaspadaan

    Pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran hutan di Pegunungan Bona Lumban. Salah satu fokus penyelidikan adalah mencari tahu pemilik lahan yang terbakar untuk dimintai keterangan. Dugaan kuat mengarah pada aktivitas pembakaran lahan yang disengaja.

    Kapolres Tapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel, mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar sembarangan, terutama mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Pembakaran lahan sembarangan dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan sulit dikendalikan. Edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya pembakaran lahan terus digencarkan.

    Seorang warga Tapteng, Jainudin Zai, menduga kebakaran tersebut dilakukan untuk pembukaan lahan. Ia juga menyoroti bahwa banyak lahan warga yang rusak akibat banjir bandang sebelumnya, sehingga kemungkinan ada upaya untuk memanfaatkan situasi ini.

    Baca Juga: Banjir Tak Pernah Usai di Sumatera, DPR Bongkar Lemahnya Penegakan Lingkungan

    Potensi Bahaya Dan Saran Pencegahan

    Potensi Bahaya Dan Saran Pencegahan

    Jainudin Zai mengungkapkan bahwa kebakaran sempat berlangsung cukup lama, hingga berhari-hari, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Hal ini menunjukkan intensitas dan luasan area yang terbakar, serta potensi dampak lingkungan yang serius. Lamanya waktu pemadaman juga mengindikasikan kesulitan medan.

    Meskipun api telah padam, Jainudin berharap pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan sembarangan demi mencegah bencana susulan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan dampak buruk kebakaran hutan dan lahan. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan.

    Jainudin juga menyampaikan kecurigaannya bahwa pihak yang melakukan pembakaran bukan warga desa setempat, melainkan “orang luar”. Hal ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa depan, serta memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab.

    Menuju Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

    Kasus kebakaran di Pegunungan Bona Lumban menjadi pengingat pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Upaya pencegahan kebakaran hutan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait. Kesadaran kolektif adalah kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan.

    Peningkatan patroli dan pengawasan di daerah rawan kebakaran juga perlu diperkuat, terutama di musim kemarau. Teknologi pemantauan kebakaran dapat dimanfaatkan untuk deteksi dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Edukasi tentang bahaya titik api harus terus menerus disosialisasikan.

    Melalui kerja sama dan komitmen bersama, diharapkan bencana kebakaran hutan seperti yang terjadi di Tapteng tidak terulang lagi. Lingkungan yang lestari adalah warisan berharga bagi generasi mendatang.

    Ikuti terus berita terbaru seputar Derita Rakyat  serta informasi menarik lainnya yang menambah wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari detik.com
    • Gambar Kedua dari news.republika.co.id
  • | |

    3 Hari Gali Lumpur, Asep Cari Anaknya Yang Tertimbun Longsor Cisarua

    Bagikan

    Bencana longsor yang menerjang Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyisakan duka mendalam.

    3 Hari Gali Lumpur, Asep Cari Anaknya Yang Tertimbun Longsor Cisarua

    Di tengah puing-puing dan lumpur yang masih tebal, muncul sebuah kisah heroik sekaligus memilukan tentang seorang ayah. ​Ia adalah Asep Heri, yang dengan segenap tenaga dan hati, tak pernah menyerah mencari putri tercintanya yang diduga menjadi korban.

    Berikut ini, Derita Rakyat akan menyaksikan cerminan keteguhan hati seorang ayah di hadapan kedahsyatan alam.

    Asep Heri, Kegigihan Seorang Ayah Dalam Pencarian

    Asep Heri, dengan jaket hujan penuh lumpur dan peluh yang mengucur, duduk melepas lelah di tepian lokasi longsor. Pria 45 tahun itu telah meninggalkan rumahnya di Ranca Upas selama tiga hari, mempertaruhkan keselamatan diri demi menemukan Tasya, putrinya yang berusia 17 tahun.

    Dengan tangan kosong dan cangkul, Asep tak kenal lelah menggali lumpur di titik yang ia yakini sebagai bekas rumah saudaranya. Di sanalah Tasya menginap sebelum longsor dahsyat dari kaki Gunung Burangrang terjadi pada Sabtu (24/1).

    “Ya saya langsung mencari sendiri, ingin cepat menemukan tubuh anak saya, Tasya,” ujar Asep kepada detikJabar, Senin (26/1/2026), menunjukkan ketegarannya yang luar biasa meski tengah berduka.

    Saksi Bisu Kehilangan Dan Penemuan Yang Menyayat Hati

    Perjuangan Asep tak sepenuhnya sia-sia. Pada hari Minggu, ia menemukan jasad saudara dan keponakannya, Deni dan Ani. Sebuah kelegaan bercampur kesedihan, karena putrinya sendiri, Tasya, masih belum ditemukan.

    Asep menyaksikan sendiri bagaimana jasad Ani ditemukan dalam posisi setengah bersujud, seolah melindungi anaknya. Penemuan ini menjadi gambaran pilu kasih sayang seorang ibu yang tak terbatas, bahkan di saat-saat terakhir.

    Meskipun kebahagiaan menemukan kerabatnya tercapai, hati Asep masih hancur karena Tasya belum ditemukan. Ia terus berharap dan berjuang, sembari menerima kenyataan pahit bahwa pencarian ini adalah pertarungan melawan waktu dan nasib.

    Baca Juga: Longsor Cisarua Timbun 23 Anggota Marinir, 19 Orang Masih Pencarian

    Tantangan Cuaca Dan Harapan Yang Tak Padam

    Tantangan Cuaca Dan Harapan Yang Tak Padam

    Identitas Tasya, putrinya, ditemukan di sekitar lokasi penemuan saudaranya, menguatkan keyakinan Asep bahwa Tasya berada di sana. Namun, hujan yang kembali turun di lokasi longsor memaksa Asep untuk beristirahat sejenak.

    “Istirahat dulu saja, soalnya hujan juga. Nanti setelah tenaga terkumpul saya cari lagi,” kata Asep, menegaskan tekadnya untuk melanjutkan pencarian. Ia lebih puas mencari sendiri daripada hanya menunggu petugas.

    Komandan Sektor Kantor SAR Bandung, Agung, menjelaskan bahwa cuaca menjadi kendala utama dalam operasi pencarian. Hujan membuat tim SAR tidak dapat bekerja secara maksimal, namun semangat pencarian tidak pernah padam.

    Koordinasi Tim SAR Dan Prioritas Pencarian

    Tim SAR telah membagi area pencarian menjadi beberapa sektor, seperti A1, A2, dan B3, dengan fokus utama di sektor A1 yang dibagi lagi menjadi bagian bawah, tengah, dan atas. Ini adalah upaya maksimal untuk mencakup area yang luas.

    Agung juga menyebutkan bahwa modifikasi cuaca sempat membantu proses pencarian. Namun, secara keseluruhan, kondisi cuaca yang tidak menentu tetap menjadi tantangan besar yang harus dihadapi oleh tim penyelamat.

    Dalam situasi seperti ini, setiap detik sangat berarti. Koordinasi yang kuat antara Asep dan tim SAR menjadi kunci untuk memaksimalkan setiap upaya pencarian, dengan harapan dapat menemukan Tasya dan membawa sedikit kedamaian bagi keluarga yang berduka.

    Selalu ikuti berita terbaru mengenai serta ragam informasi menarik yang memperluas wawasan.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari detik.com
    • Gambar Kedua dari bandung.kompas.com
  • Waspada! Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Warga Bisa Kehabisan Nyawa

    Bagikan

    Pulau Jawa terancam krisis air akibat lonjakan permintaan dan tekanan sumber daya, warga berisiko alami kekurangan pasokan bersih serius.

    BERITA

    Krisis air mulai mengancam Derita Rakyat Pulau Jawa seiring meningkatnya permintaan dan tekanan terhadap sumber daya air. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terbatasnya pasokan air bersih bagi masyarakat. Jika tidak diantisipasi, situasi ini berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan sehari-hari.

    nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
    LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

    Ancaman Krisis Air Di Pulau Jawa

    Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional memperingatkan potensi krisis air di Pulau Jawa akibat meningkatnya kebutuhan air. Lonjakan ini dipicu pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan aktivitas industri yang semakin intensif.

    Pulau Jawa menjadi wilayah paling rentan karena distribusi air tidak merata. Meski Indonesia memiliki cadangan air besar, sebagian besar tidak berada di wilayah dengan kebutuhan tinggi.

    Beberapa daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur disebut memiliki tekanan tinggi terhadap ketersediaan air bersih. Kondisi ini menjadi sinyal awal potensi krisis yang perlu diantisipasi.

    Situasi ini semakin diperparah oleh perubahan lingkungan dan meningkatnya eksploitasi sumber daya air tanpa pengelolaan berkelanjutan. Hal ini membuat keseimbangan antara pasokan dan permintaan semakin terganggu.

    POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

    🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
    Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
    LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

    Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
    📲 DOWNLOAD SEKARANG

    Faktor Penyebab Meningkatnya Permintaan Air

    Pertumbuhan jumlah penduduk menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan air di Pulau Jawa. Semakin padat populasi, semakin besar kebutuhan air untuk konsumsi sehari-hari. Selain itu, sektor industri juga mengalami peningkatan signifikan dalam penggunaan air. Permintaan industri bahkan diperkirakan meningkat beberapa kali lipat dalam beberapa dekade ke depan.

    Sektor pertanian masih menjadi pengguna air terbesar, dengan porsi mencapai sekitar 80 persen dari total konsumsi air nasional. Kebutuhan energi, khususnya pembangkit listrik tenaga air, juga menambah tekanan terhadap sumber daya air. Kombinasi faktor ini mempercepat potensi krisis di masa mendatang.

    Baca Juga: Rakyat Menjerit! Raimar Banding Meski Divonis 5 Tahun Korupsi Pasar Cinde

    Dampak Perubahan Iklim Dan Musim Kemarau

    BERITA

    Perubahan iklim menjadi faktor penting yang memperburuk kondisi ketersediaan air. Curah hujan yang tidak menentu membuat pasokan air semakin sulit diprediksi. BMKG memprediksi musim kemarau 2026 akan lebih panjang dan kering dari biasanya. Hal ini meningkatkan risiko kekeringan di berbagai wilayah di Pulau Jawa.

    Penurunan debit sungai dan menyusutnya sumber air alami menjadi dampak langsung dari kondisi ini. Masyarakat mulai merasakan berkurangnya ketersediaan air bersih. Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa mitigasi, krisis air dapat berdampak luas terhadap sektor pertanian, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

    Upaya Pemerintah Mengatasi Krisis Air

    Pemerintah mulai melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi krisis air. Salah satu upaya utama adalah konservasi sumber daya air melalui rehabilitasi hutan dan lahan. Pengelolaan daerah aliran sungai juga menjadi fokus penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem air. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya tampung dan distribusi air.

    Pembangunan bendungan multifungsi dilakukan untuk mendukung irigasi, penyediaan air baku, serta kebutuhan energi. Infrastruktur ini diharapkan mampu menahan dampak kekeringan. Selain itu, pemerintah juga meningkatkan pemantauan kualitas air dan pengendalian pencemaran agar sumber air tetap layak digunakan masyarakat.

    Pentingnya Kesadaran Dan Pengelolaan Berkelanjutan

    Kesadaran masyarakat dalam menggunakan air secara bijak menjadi kunci penting dalam menghadapi krisis ini. Penggunaan air yang berlebihan harus mulai dikurangi. Pengelolaan air secara efisien di tingkat rumah tangga hingga industri perlu diterapkan agar konsumsi tidak melebihi kapasitas sumber daya yang tersedia.

    Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air. Upaya bersama akan memperkuat ketahanan air nasional. Jika langkah-langkah ini tidak dilakukan, krisis air di Pulau Jawa dapat menjadi ancaman serius yang berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi di masa depan.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari www.google.com
    • Gambar Kedua dari www.google.com
  • Serem Tapi Nyata! Ini Yang Terjadi Di Otak Saat Kita Scroll Medsos Terus-Menerus

    Bagikan

    Scroll medsos terus-menerus ternyata memengaruhi otak dan bikin sulit berhenti, Ini penjelasan psikologinya yang mengejutkan.

    BERITA

    Di balik kebiasaan tersebut, ternyata ada proses psikologis dan reaksi di dalam otak yang membuat seseorang sulit berhenti. Hal inilah yang kemudian menarik perhatian para ahli untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi saat kita terus-menerus berada di dunia media sosial. Simak informasi lengkapnya hanya di Derita Rakyat.

    nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
    LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

    Awal Mula Kebiasaan Scroll Tanpa Sadar

    Kebiasaan scrolling media sosial kini menjadi aktivitas yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Bahkan, tanpa disadari, seseorang bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya dengan menggulir layar ponsel. Fenomena ini sering terjadi ketika seseorang hanya berniat membuka aplikasi sebentar, namun berlanjut tanpa kontrol waktu.

    Menurut berbagai penjelasan psikologi, perilaku ini berkaitan dengan cara kerja otak yang merespons rangsangan dari konten digital. Setiap konten baru yang muncul memberikan rasa penasaran yang mendorong pengguna untuk terus melanjutkan aktivitas scrolling.

    Kondisi ini membuat pengguna sulit berhenti karena otak terus mencari stimulus baru yang dianggap menyenangkan atau menarik. Akhirnya, waktu terasa berjalan lebih cepat tanpa disadari oleh pengguna.

    POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

    🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
    Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
    LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

    Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
    📲 DOWNLOAD SEKARANG

    Peran Dopamin Dalam Membuat Ketagihan

    Salah satu faktor utama yang membuat seseorang sulit berhenti scrolling adalah peran dopamin di dalam otak. Setiap kali melihat konten menarik, otak melepaskan hormon ini yang memberikan rasa senang.

    Dopamin menciptakan sistem penghargaan yang membuat seseorang ingin mengulangi aktivitas yang sama berulang kali. Hal ini mirip dengan pola ketergantungan pada kebiasaan lain yang memberikan sensasi menyenangkan.

    Karena itu, setiap gesekan layar yang menghasilkan konten baru akan memicu rasa penasaran untuk terus melanjutkan. Semakin lama dilakukan, semakin kuat dorongan untuk tetap berada di media sosial.

    Baca Juga: BREAKING: Longsor Sembahe Picu Dugaan Kejahatan Lingkungan Tersembunyi!

    Desain Aplikasi Yang Membuat Lupa Waktu

    BERITA

    Selain faktor psikologis, desain aplikasi media sosial juga berperan besar dalam membuat pengguna terus scrolling. Fitur seperti infinite scroll dirancang agar konten terus muncul tanpa batas. Tanpa jeda yang jelas, pengguna sulit menyadari bahwa mereka sudah menghabiskan banyak waktu di dalam aplikasi.

    Hal ini menciptakan kondisi yang membuat seseorang terjebak dalam aktivitas tanpa henti karena tidak ada tanda berhenti yang jelas. Akibatnya, penggunaan media sosial menjadi jauh lebih lama dari yang direncanakan.

    Dampak Pada Fokus Dan Kesehatan Mental

    Kebiasaan scrolling berlebihan dapat memengaruhi kemampuan fokus seseorang dalam jangka panjang. Pengguna menjadi lebih cepat bosan dan sulit berkonsentrasi pada satu aktivitas. Selain itu, paparan konten yang terus-menerus juga dapat memicu rasa cemas atau kelelahan mental.

    Otak yang terus menerima rangsangan tanpa henti akan mengalami penurunan kemampuan untuk beristirahat secara optimal. Hal ini membuat seseorang merasa sulit lepas dari kebiasaan tersebut meski sudah menyadari dampaknya.

    Cara Mengendalikan Kebiasaan Scroll

    Para ahli menyarankan agar pengguna mulai membatasi waktu penggunaan media sosial secara sadar. Salah satu cara adalah menetapkan batas waktu penggunaan aplikasi setiap hari. Selain itu, penting juga untuk menghindari penggunaan ponsel secara berlebihan sebelum tidur atau saat bangun pagi.

    Mengalihkan perhatian ke aktivitas lain seperti membaca atau olahraga juga dapat membantu mengurangi ketergantungan. Dengan kebiasaan yang lebih terkontrol, otak dapat kembali beradaptasi tanpa ketergantungan berlebihan pada media sosial.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari tekno.kompas.com
    • Gambar Kedua dari tekno.kompas.com
  • | |

    Sidang Korupsi Pasar Cinde, Eks Kadisbudpar Sumsel Jalani Persidangan

    Bagikan

    Kasus dugaan korupsi Pasar Cinde terus bergulir, dengan fakta-fakta baru yang terungkap dalam persidangan, mengejutkan publik dan pihak terkait.

     Sidang Korupsi Pasar Cinde, Eks Kadisbudpar Sumsel Jalani Persidangan

    Kehadiran mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Irene Camelyn Sinaga, sebagai saksi telah membuka dimensi baru terkait status Pasar Cinde sebagai cagar budaya dan percepatan pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

    Berikut ini, Derita Rakyat akan mencuat menjelang Asian Games 2018, menyoroti urgensi dan tekanan di balik keputusan-keputusan penting yang diambil saat itu.

    Desakan Pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya

    Argumen mengenai ketidaklayakan Pasar Cinde menjelang Asian Games 2018 menjadi pemicu utama Pemerintah Provinsi Sumsel untuk mempercepat pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya. Hal ini diungkapkan dalam sidang kasus korupsi Pasar Cinde yang menjerat mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi ini dipimpin Majelis Hakim Fauzi Isra di Pengadilan Negeri Palembang.

    Irene Camelyn Sinaga, yang menjabat Kadisbudpar Sumsel pada 2015-2018, memberikan kesaksian penting. Ia mengaku mengetahui persoalan Pasar Cinde sebagai cagar budaya sejak kedatangan Dirjen Kebudayaan pada tahun 2016. Pada tanggal 15 Agustus 2016, kedatangan Dirjen Kebudayaan Bapak Hilmar Fahim mengkonfirmasi adanya permasalahan terkait status Pasar Cinde di mata masyarakat.

    Irene menjelaskan, pada tahun 2016, Pasar Cinde telah didaftarkan sebagai calon Cagar Budaya. Menurutnya, status ‘Calon Cagar Budaya’ memiliki perlakuan yang setara dengan ‘Cagar Budaya’ berdasarkan Undang-Undang Cagar Budaya. Ini berarti, perlindungan dan regulasi yang sama berlaku untuk objek yang baru didaftarkan maupun yang sudah ditetapkan.

    Urgensi Dan Alasan Di Balik Percepatan

    Irene menyatakan bahwa pembentukan tim kajian dilakukan dalam kondisi yang sangat mendesak. Pemerintah Provinsi beralasan bahwa ketidaklayakan Pasar Cinde menjadi isu krusial karena akan digunakan untuk Asian Games 2018. Desakan ini memaksa Gubernur Sumatera Selatan untuk mempercepat pembentukan tim kajian.

    “Menurut Irene, pemerintah provinsi beralasan melakukan perubahan pada calon cagar budaya itu karena dianggap tidak layak digunakan untuk Asian Games.” Ia menambahkan, pihaknya diminta untuk mempercepat pembentukan tim kajian oleh Gubernur Sumatera Selatan.

    Keterbatasan waktu untuk revitalisasi dan adaptasi serta kebutuhan peninjauan ulang struktur dan aspek lainnya menjadi alasan kuat. Setelah itu, Pemerintah Kota Palembang mengambil alih dengan membentuk tim sendiri, menunjukkan adanya dua tim cagar budaya: tim provinsi/nasional dan tim daerah.

    Baca Juga: Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan, Menjaga Momentum Pascabencana

    Pemisahan Aset Dan Tanggung Jawab

    Pemisahan Aset Dan Tanggung Jawab

    Persidangan ini menyoroti poin penting mengenai pembagian wewenang antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang. Saksi menyebutkan adanya pemisahan aset yang jelas dalam proyek pengembangan Pasar Cinde. “Tanah adalah milik Provinsi, sedangkan bangunan adalah milik Kota Palembang,” jelas Irene.

    Pemisahan ini menimbulkan implikasi hukum terkait tanggung jawab pengelolaan dan pengembangan. Irene menambahkan bahwa tanggung jawab atas bangunan Pasar Cinde berada di bawah wewenang Wali Kota Palembang sebagai pemilik aset bangunan. Hal ini menjadi penting dalam menentukan siapa yang bertanggung jawab atas setiap aspek dalam proyek tersebut.

    Penjelasan mengenai pemisahan aset ini sangat relevan dalam kasus dugaan korupsi, karena dapat mengurai benang merah pertanggungjawaban. Dengan tanah milik provinsi dan bangunan milik kota, kebijakan dan keputusan terkait Pasar Cinde melibatkan koordinasi lintas pemerintahan yang kompleks.

    Menanti Kelanjutan Sidang Dan Keadilan

    Usai pemeriksaan saksi, majelis hakim menetapkan agenda sidang selanjutnya adalah pemeriksaan saksi tambahan. Sidang lanjutan ini akan dilaksanakan pada pekan depan, Senin (9/2/2026), menunjukkan bahwa kasus ini masih akan terus bergulir dan mengungkap lebih banyak fakta.

    Kasus Pasar Cinde ini menjadi cerminan bagaimana proyek-proyek besar yang terkait dengan acara internasional dapat menimbulkan kompleksitas hukum dan administratif. Status cagar budaya, desakan waktu, serta pembagian aset menjadi elemen kunci yang sedang diuji di persidangan.

    Publik menantikan transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini, terutama mengingat keterlibatan mantan pejabat tinggi dan dampak pada aset bersejarah kota Palembang. Diharapkan, persidangan ini dapat mengungkap kebenaran dan memastikan pertanggungjawaban yang sesuai.

    Terus ikuti kabar terkini seputar Derita Rakyat dan informasi menarik yang menambah wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari detik.com
    • Gambar Kedua dari palembang.tribunnews.com
  • Sorotan Publik! MUI Desak RI Cabut Keanggotaan Dari Board Of Peace

    Bagikan

    MUI mendesak Indonesia keluar dari Board of Peace, Desakan ini memicu sorotan publik dan perdebatan soal sikap RI di isu global.

    Sorotan Publik! MUI Desak RI Cabut Keanggotaan Dari Board of Peace 700

    Desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Indonesia keluar dari Board of Peace memantik perhatian luas publik. Sikap tegas ini dinilai berkaitan erat dengan posisi Indonesia dalam isu kemanusiaan dan konflik internasional yang kian sensitif.

    Derita Rakyat ini mengulas latar belakang desakan MUI, respons pemerintah, serta potensi implikasi politik dan moral yang menyertainya.

    MUI Desak Indonesia Mundur Dari Board Of Peace

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyuarakan sikap tegas terhadap keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace. Organisasi keagamaan tersebut menilai keanggotaan Indonesia dalam forum internasional itu tidak sejalan dengan sikap politik luar negeri yang selama ini mendukung kemerdekaan Palestina.

    Desakan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap posisi Indonesia dalam berbagai forum global. MUI menilai bahwa keberadaan Indonesia di Board of Peace justru berpotensi menimbulkan persepsi keliru terkait keberpihakan negara terhadap isu kemanusiaan di Palestina.

    Pernyataan ini sekaligus memicu diskusi luas di masyarakat, khususnya soal konsistensi diplomasi Indonesia dalam memperjuangkan nilai keadilan dan kemerdekaan bangsa yang tertindas.

    Sorotan Terhadap Komposisi Board Of Peace

    Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, menyampaikan bahwa Board of Peace digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurutnya, struktur dan keanggotaan forum tersebut menjadi alasan utama penolakan MUI.

    Ia menilai keberadaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai salah satu anggota menjadi persoalan serius. Pasalnya, Israel selama ini dianggap melakukan penjajahan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Palestina.

    Lebih lanjut, MUI menyoroti absennya Palestina dalam keanggotaan dewan tersebut. Kondisi ini dianggap mencederai prinsip keadilan dan dialog damai yang seharusnya menjadi fondasi utama lembaga internasional.

    Baca Juga: Terungkap! Eks Kepala LPD Desa Pacung Tabanan Didakwa Korupsi Rp 429 Juta

    Kritik Soal Biaya Keanggotaan Dan Kepentingan Nasional

    Kritik Soal Biaya Keanggotaan Dan Kepentingan Nasional 700

    Selain persoalan politik, MUI juga menyinggung kewajiban pembayaran iuran bagi negara yang tergabung dalam Board of Peace. Hal ini dinilai janggal, mengingat Indonesia justru diminta membayar dalam forum yang dianggap tidak mencerminkan kepentingan nasional.

    KH Cholil Nafis menilai langkah paling bijak adalah menarik diri dari keanggotaan tersebut. Menurutnya, Indonesia tidak seharusnya terlibat dalam forum yang berpotensi melemahkan posisi moral bangsa dalam isu Palestina.

    Ia juga menekankan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam mendukung kemerdekaan bangsa-bangsa tertindas, sehingga keputusan politik luar negeri harus tetap sejalan dengan amanat konstitusi.

    MUI Nilai Board Of Peace Sarat Kepentingan Global

    Sikap MUI diperkuat oleh pernyataan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim. Ia menyebut Board of Peace sebagai bentuk baru praktik neokolonialisme dalam tatanan global.

    Menurutnya, persoalan Palestina bukan sekadar konflik biasa, melainkan menyangkut penjajahan, perampasan hak dasar, dan pelanggaran hukum internasional yang berlangsung secara sistematis.

    MUI menegaskan bahwa Indonesia harus berdiri di barisan negara-negara yang menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan. Keputusan politik luar negeri, kata dia, tidak boleh bertentangan dengan nilai moral bangsa dan konstitusi negara.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari detik.com
    • Gambar Kedua dari wartakota.tribunnews.com